Para petani terus berusaha meningkatkan hasil panennya dengan berbagai upaya. Mulai dari pemilihan bibit unggul dan tahan serangan hama, pengaturan sistem pola tanam, penggunaan POC yang unggul, dan lain-lain.
Kamis, 21 April 2016
Selasa, 22 Maret 2016
Nilamku Tumbuh Subur dan Lebat
Nilam merupakan salah satu tanaman perdu yang
sekarang banyak dilirik orang sebagai karena memiliki nilai ekonimis yang cukup
tinggi. nilam merupakan jenis semak tropis dengan batang pohon mencapai 1meter
dan salah satu penghasilkan minyak atsiri, dalam pasar
internasional minyak nilam di kenal dengan nama patchouli sebab minyak nilam
proses penyulingnya dari daun.Keunggulan tanaman ini memiliki multi manfaat dan
kahsiat yang cukup bagus dibanding dengan tanaman perdu yang lainnya.
Senin, 21 Maret 2016
Berat Sapi Meningkat 2 Kg /Hari
Kebutuhan akan protein hewani terutama daging sapi dewasa ini semakin tinggi. dengan semakin tingginya permintaan di pasar kurang diimbangi dengan produksi. Produksi daging sapi dalam negri selama ini mengalami stagnasi sehingga untuk mencukupi kebutuhan daging sapi segar di dalam negri pemerintah membuka kran impor sapi dan daging sapi dari luar negeri. harga daging pun semakin hari kian menjadi-jadi karena stok di pasar terbatas.
Jumat, 05 Februari 2016
Busuk Buah pada Kakao Teratasi dengan Rojo Tani
Pohon kakao, merupakan salah satu komoditas perkebunan yang
memiliki peluang usaha dan nilai ekonomi yang tinggi. Bayangkan saja, kakao
yang merupakan bahan baku cokelat yang bisa panen tiap hari. Memang, Kakao
berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Dalam budidaya kakao tak perlu
menunggu waktu lama untuk memanen buah cokelat dari pohonnya, proses pemanennya
pun bisa dilakukan tiap hari jika sudah ada kakao yang tua atau siap panen.
Minggu, 18 Oktober 2015
Jeruk Rojo Tani
Sekarang ini banyak sekali pabrik yang memproduksi pupuk
cair organik baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan ada yang membuat secara manual atau
tradisional dan dipasarkan baik secara langsung mapun online walaupun tanpa
merk, tanpa izin, dan tanpa uji laboratorium. Maraknya pupuk organik yang
diproduksi baik pabrikan atau pun manual saat ini karena masyarakat sudah mulai
paham akan dampak pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak tanah
sebagai media tumbuh utama tanaman. Walaupun demikian, masih banyak juga masyarakat
yang masih meragukan kompetensi dari pupuk organik karena mereka tidak mau atau
masih ragu-ragu untuk mencoba.
Senin, 21 September 2015
Kolam Bundar RWS
Kolam Bundar Biofloc
Kebutuhan akan sumber protein dalam konteks kehidupan sehari-hari semakin meningkat seiiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan yang memenuhi standard gizi dan vitamin atau yang disebut dengan 4 sehat 5 sempurna. Kebutuhan akan protein pun semakin meningkat seiiring perkembangan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat.
Selasa, 15 September 2015
Dengan Rojo Tani, Jagung Menguning dan Hampir Mati pun Akhirnya Bisa Panen
Jagung Menguning dan Hampir Mati pun Akhirnya Bisa Panen
Keandalan Rojo Tani dan SG Fertilizer memang tidak diragukan
lagi dalam dunia pertanian.
Rabu, 26 Agustus 2015
Perbedaan Padi Aplikasi Rojo Tani+Biolizer dengan Padi Pure Pukim
POC Rojo Tani dan Biolizer sebagai pupuk cair andal memang cukup teruji di lapangan. Diaplikasi ke tanaman apapun hasilnya luar biasa. Tak terkecuali seperti yang sudah dibuktikan oleh Pak Zainuri Kasim di Wilayah Selopuro, Blitar ini.
Sabtu, 22 Agustus 2015
Melon Golden Apollo Terbesar Pertama
Melon
Goden Apollo Terbesar di Indonesia
Gbr. 1 Melon Golden Apollo
Melon Golden Apollo adalah melon yang awalnya dibudidayakan di negara Taiwan. Melon dengan ciri khas kulit berwarna kuning dan daging tebal berwarna putih ini jika dibandingkan dengan melon jenis lainnya memiliki keunggulan tersendiri. Keunggulan tersebut berupa rasa lebih manis, daging buah tebal, jika dimakan terasa “kres” atau renyah seperti buah “pear”, dan harganya lebih mahal dari jenis melon yang lainnya.
Minggu, 10 Mei 2015
Keajaiban POC Rojo Tani dan SG Fertilizer
Rojo Tani dan Supergold Fertilizer
adalah sebuah produk Pupuk Organik Cair (POC) yang diproduksi oleh CV Nelayan
Indonesia Jaya (NIJ) yang berada di wilayah Kabupaten Malang. Meskipun produk
baru, dua produk ini sebenarnya sudah mulai dilakukan penelitian dan uji coba
di berbagai daerah sejak 2010 silam.
Selasa, 21 April 2015
Formula Pemacu Pertumbuhan Ternak dan Ikan
Formula Pemacu Pertumbuhan Ternak dan Ikan
SUPERGOLD
BIONUTREN & FERTILIZER
Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia semakin hari semkin membengkak. dengan semakin membengkaknya jumlah penduduk tentunya harus diimbangi dengan ketersediaan pangan yang cukup sehingga ketahanan pangan kita akan aman. coba bayangkan seandainya pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan ketahanan pangan. bisa-bisa negara kita akan seperti Ethiopia. Rakyatnya kelaparan, timbul konflik horizontal, dan ketidakstabilan keamanan.
Rabu, 15 April 2015
Ayam Broiler Pak Budi
Pak Budi merupakan salah seorang dari sekian ribu peternak
ayam broiler memalui sistem kemitraan. Beliau adalah warga Desa Gadingkulon Kecamatan
dau Kabupaten Malang. Sudah sejak sepuluh tahun yang lalu beliau menggeluti
pekerjaan ini tanpa mengenal rasa lelah atau bosan walaupun harga daging ayam broiler
mengalami fluktuasi. Apalagi kebutuhan akan sumber protein dari ayam broiler
ini semakin hari semakin naik sesuai dengan perkembangan penduduk yang makin
bertambah.
Selasa, 14 April 2015
Lebatnya Cabe Merah P. Darmo
Cabe Merah P. Darmo
Di saat musim kemarau kemarin (2014),
kondisi tanaman sayuran banyak yang gagal panen karena kondisi cuaca yang
ekstrem. Puncak kemarau kemari menjadi puncak merebaknya penyakit dan virus
seperti ulat, dan drip (keriting). Di Desa Gadingkulon Kecamatan Dau Kabupaten
Malang rata-rata petani di sana menanam cabe merah, bawang merah dan brongkol.
Mereka sudah membayangkan akan hasil penen yang nanti diraupnya. Maklum harga
sayur mayur saat itu cukup mahal, apalagi cabe rawit (80 – 90 ribu), cabe merah
waktu itu tembus 40 ribu. Namun, bayangan keuntungan itu ternyata tinggal
impian karena tanaman mereka gagal panen karena penyakit dan virus.
Jumat, 10 April 2015
Bio Teknologi Bionutren dan Fertilizer
Inovasi dunia peternakan dan perikanan
Bionutren dan Fertilizer
Dengan semakin berkembangnya dunia peternakan dan perikanan, maka semakin besar pula daya saing di kalangan peternak atau pun petambak. masing-masing ingin hasil ternak maupun tambaknya bagus sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Dengan produk yang berkualitas tinggi, maka akan menghasilkan daya jual yang tinggi pula.
Selasa, 23 September 2014
Inovasi Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan
Formula Super Bioteknologi Pertanian dan Peternakan
Perkembangan dunia pertanian dan peternakan dewasa ini cukup menggembirakan. Pasalnya, banyak ditemukannya teknik-teknik pertanian maupun peternakan oleh para pakar di dua bidang ini. selain teknik- teknik-teknik pertanian maupun peternakan, inovasi-inovasi penunjang pun terus dilakukan. Misalnya dalam bidang pertanian, ditemukannya berbagai jenis pestisida, herbisida, atau fungisida yang dapat memberantas berbagai jenis hama tanaman serta ditemukannya formula-formula untuk penyubur dan pemacu pertumbuhan tanaman. Dalam bidang peternakan dan perikanan ditemukannya formula untuk memacu pertumbuhan dan penggemukan hewan-hewan ternak. Tentunya dengan innovasi-inovasi baru tersebut jika diterapkan dengan baik tentu akan dapat meningkatkan hasil produksi dan peningkatan ekonomi petani maupun peternak.
Rabu, 03 September 2014
Ketika membaca sebuah buku tidak jarang kita menemukan kosa kata-kosa kata yang membuat kita berhenti membaca buku tersebut karena tidak mengetahui makna atau minimal padanan kata atau sinonim dari kosa kata-kosa kata tersebut. Dengan demikian kita sulit memahami makna secara keseluruhan kalimat yang mengandung kosa kata yang belum kita pahami maknanya. Hal ini akan membuat kita merasa enggan untuk meneruskan untuk membaca buku tersebut. Namun sebaliknya, jika kita dapat memahami makna dari kata-kata yang terdapat dalam buku tersebut kita akan merasa enjoy untuk membacanya. Demikian pula dengan lawan kata atau antonim. Kita sering mengalami kesulitan dalam menentukan antonim dari sebuah kata.
Dalam kehidupan sehari-hari kadang kita ditanya tentang sinonim atau antonim dari sebuah kata, tetapi kita sering kebingungan menjawabnya karena ketidaktahuan kita. Terkait dengan hal tersebut berikut ini akan saya tampilkan sinonim atau antonim dari beberapa kata yang mungkin sebagian besar belum Anda ketahui.
SINONIM
Abrasi = Pengikisan
Absah = Sah
Absolut = Mutlak
Absurd = Janggal
Acum = Rujukan
Ad interim = Sementara
Adjektiva = Kata sifat
Afeksi = Kasih sayang
Agresi = Serangan
Agunan = Jaminan
Ahli = Pakar
Akselerasi = Percepatan
Akurat = Seksama
Almanak = Penanggalan
Ambiguitas = Bermakna ganda
Andal = Tangguh
Anemia = Kurang darah
Anggaran = Aturan
Anjung = Panggung
Antagonis = Berlawanan
Anulir = Abolisi
Api = Barah
Aplikasi = Pelaksanaan
Arogan = Sombong
Artis = Seniman
Asa = Harapan
Asterik = Tanda bintang
Asumsi = Anggapan
Bahari = Laut
Bahtera = Perahu
Bala = Bencana
Bandela = Peti kemas
Barbar = Tidak beradab
Berdikari = Mandiri
Bergaul = Berteman
Berongsang = Marah-marah
Berpretensi = Prasangka
Bhineka = Berbeda-beda
Bicu = Dongkrak
Biologi = Hayati
Bisa = Dapat
Boga = Makanan kenikmatan
Bonafide = Dapat dipercaya
Bromocorah = Residivis
Bubut = Cabut
Bukti diri = Identitas
Bungalow = Pesanggrahan
Bura = Sembur
Burkak = Cadar
Centeng = Body guard
Citra = Gambaran
Copyright = Hak cipta
Dampak = Akibat
Darma = Pengabdian
Daur = Siklus
Deduksi = Konklusi
Defleksi = Penyimpangan
Dehidrasi = Kehilangan cairan tubuh
Dekade = Dasa warsa
Dekadensi = Kemerosotan moral
Delusi = Ilusi
Demagog = Tiran
Demisioner = Habis masa jabatan
Deportasi = Pembuangan ke luar
negeri
Derivasi = Afiksasi
Deskripsi = Pelukisan
Diagnosis = Penaksiran
Dialog = Obrolan
Dikotomi = Dibagi dua
Dinamis = Bergerak maju
Disharmoni = Tidak selaras
Diskriminasi = Subordinat
Disorientasi = Salah tujuan
Disparitas = Perbedaan
Dispensasi = Pengecualian
Ditenggak = Ditelan bulat-bulat
Divestasi = Pelepasan
Dominasi = Penguasaan
Donasi = Bantuan
Dosis = Takaran
Dursila = Jahat
Ebi = Udang kering
Ebonit = Kayu hitam
Aristo Cha ndra & Team 3
Ekonomis = Hemat
Eksibisi = Perunjukan
Ekskavasi = Penggalian
Eksklusif = Tertentu
Ekspansi = Perluasan
Eksploitasi = Pendayagunaan
Ekspresi = Aktualisasi diri
Ekstensi = Perluasan
Ekuilibrium = Keseimbangan
Elaborasi = Penjelasan terperinci
Embargo = Larangan
Embarkasi = Keberangkatan
Empati = Ikut merasakan
Empiris = Realitas
Endemi = Wabah
Epilog = Penutup
Ereksi = Birahi
Estetika = Keindahan
Estimasi = Perkiraan
Etos = Pandangan hidup
Evakuasi = Pengungsian
Evaluasi = Penilaian
Evokasi = Penggugah rasa
Fauna = Hewan
Fenomena = Kenyataan
Fertile = Subur
File = Arsip
Fitnah = Rekaan
Flegmatis = Bertemperamen lamban
Flora = Tanaman
Forum = Lembaga
Frekuwensi = Sinyal
Friksi = Bentrokan
Frustasi = Putus Harapan
Fundamental = Mendasar
Fungi = Jamur
Fusi = Gabugan
Futuristis = Menuju masa depan
Galat = Keliru
Gemar = Getol
Generik = Umum
Genjah = Cepat berbuah
Genre = Aliran
Geothermal = Panas bumi
Getir = Pahit
Global = Dunia
Glosarium = Kamus ringkas
Gongseng = Sangrai
Grasi = Pengampunan hukuman
dari presiden
Green belt = Jalur hijau
Harmonis = Serasi
Harta benda = Mal
Hayati = Hidup
Hedonisme = Hura-hura
Hegemoni = Intervensi
Hepotenusa = Sisi miring
Herbi = Berhubungan dengan
tumbuh-tumbuhan
Heroisme = Jiwa kepahlawanan
Heterogen = Tidak sejenis
Higienis = Bersih
Hiperbola = Berlebihan
Holistik = Keseluruhan
Homogen = Sejenis
Huma = Lahan
Humanisme = Kemanusiaan
Identitas = Bukti diri
Imbas = Efek
Imbasan = Isapan
Implikasi = Akibat
Implisit = Tersirat
Impulsif = Spontan
Indolen = Lesu
Infiltrasi = Penyusupan
Inheren = Melekat
Injeksi = Suntik
Inovasi = Penemuan
Insentif = Bonus
Insinuasi = Sindiran
Insomnia = Tidak bisa tidur
Inspeksi = Pemeriksaan
Insting = Naluri
Instruktur = Pelatih
Instrumental = Fragmental
Interaksi = Hubungan
Interpelasi = Hak bertanya
Intuisi = Bisikan Hati
Invasi = Pencaplokan
Investigasi = Pemeriksaan
Abrasi = Pengikisan
Absah = Sah
Absolut = Mutlak
Absurd = Janggal
Acum = Rujukan
Ad interim = Sementara
Adjektiva = Kata sifat
Afeksi = Kasih sayang
Agresi = Serangan
Agunan = Jaminan
Ahli = Pakar
Akselerasi = Percepatan
Akurat = Seksama
Almanak = Penanggalan
Ambiguitas = Bermakna ganda
Andal = Tangguh
Anemia = Kurang darah
Anggaran = Aturan
Anjung = Panggung
Antagonis = Berlawanan
Anulir = Abolisi
Api = Barah
Aplikasi = Pelaksanaan
Arogan = Sombong
Artis = Seniman
Asa = Harapan
Asterik = Tanda bintang
Asumsi = Anggapan
Bahari = Laut
Bahtera = Perahu
Bala = Bencana
Bandela = Peti kemas
Barbar = Tidak beradab
Berdikari = Mandiri
Bergaul = Berteman
Berongsang = Marah-marah
Berpretensi = Prasangka
Bhineka = Berbeda-beda
Bicu = Dongkrak
Biologi = Hayati
Bisa = Dapat
Boga = Makanan kenikmatan
Bonafide = Dapat dipercaya
Bromocorah = Residivis
Bubut = Cabut
Bukti diri = Identitas
Bungalow = Pesanggrahan
Bura = Sembur
Burkak = Cadar
Centeng = Body guard
Citra = Gambaran
Copyright = Hak cipta
Dampak = Akibat
Darma = Pengabdian
Daur = Siklus
Deduksi = Konklusi
Defleksi = Penyimpangan
Dehidrasi = Kehilangan cairan tubuh
Dekade = Dasa warsa
Dekadensi = Kemerosotan moral
Delusi = Ilusi
Demagog = Tiran
Demisioner = Habis masa jabatan
Deportasi = Pembuangan ke luar
negeri
Derivasi = Afiksasi
Deskripsi = Pelukisan
Diagnosis = Penaksiran
Dialog = Obrolan
Dikotomi = Dibagi dua
Dinamis = Bergerak maju
Disharmoni = Tidak selaras
Diskriminasi = Subordinat
Disorientasi = Salah tujuan
Disparitas = Perbedaan
Dispensasi = Pengecualian
Ditenggak = Ditelan bulat-bulat
Divestasi = Pelepasan
Dominasi = Penguasaan
Donasi = Bantuan
Dosis = Takaran
Dursila = Jahat
Ebi = Udang kering
Ebonit = Kayu hitam
Aristo Cha ndra & Team 3
Ekonomis = Hemat
Eksibisi = Perunjukan
Ekskavasi = Penggalian
Eksklusif = Tertentu
Ekspansi = Perluasan
Eksploitasi = Pendayagunaan
Ekspresi = Aktualisasi diri
Ekstensi = Perluasan
Ekuilibrium = Keseimbangan
Elaborasi = Penjelasan terperinci
Embargo = Larangan
Embarkasi = Keberangkatan
Empati = Ikut merasakan
Empiris = Realitas
Endemi = Wabah
Epilog = Penutup
Ereksi = Birahi
Estetika = Keindahan
Estimasi = Perkiraan
Etos = Pandangan hidup
Evakuasi = Pengungsian
Evaluasi = Penilaian
Evokasi = Penggugah rasa
Fauna = Hewan
Fenomena = Kenyataan
Fertile = Subur
File = Arsip
Fitnah = Rekaan
Flegmatis = Bertemperamen lamban
Flora = Tanaman
Forum = Lembaga
Frekuwensi = Sinyal
Friksi = Bentrokan
Frustasi = Putus Harapan
Fundamental = Mendasar
Fungi = Jamur
Fusi = Gabugan
Futuristis = Menuju masa depan
Galat = Keliru
Gemar = Getol
Generik = Umum
Genjah = Cepat berbuah
Genre = Aliran
Geothermal = Panas bumi
Getir = Pahit
Global = Dunia
Glosarium = Kamus ringkas
Gongseng = Sangrai
Grasi = Pengampunan hukuman
dari presiden
Green belt = Jalur hijau
Harmonis = Serasi
Harta benda = Mal
Hayati = Hidup
Hedonisme = Hura-hura
Hegemoni = Intervensi
Hepotenusa = Sisi miring
Herbi = Berhubungan dengan
tumbuh-tumbuhan
Heroisme = Jiwa kepahlawanan
Heterogen = Tidak sejenis
Higienis = Bersih
Hiperbola = Berlebihan
Holistik = Keseluruhan
Homogen = Sejenis
Huma = Lahan
Humanisme = Kemanusiaan
Identitas = Bukti diri
Imbas = Efek
Imbasan = Isapan
Implikasi = Akibat
Implisit = Tersirat
Impulsif = Spontan
Indolen = Lesu
Infiltrasi = Penyusupan
Inheren = Melekat
Injeksi = Suntik
Inovasi = Penemuan
Insentif = Bonus
Insinuasi = Sindiran
Insomnia = Tidak bisa tidur
Inspeksi = Pemeriksaan
Insting = Naluri
Instruktur = Pelatih
Instrumental = Fragmental
Interaksi = Hubungan
Interpelasi = Hak bertanya
Intuisi = Bisikan Hati
Invasi = Pencaplokan
Investigasi = Pemeriksaan
44 Kompilasi
Soal-soal Aseli CPNS
Ironi =
Bertentangan dengan
harapan
Iterasi = Perulangan
Jajak = Telaah
Jargon = Slogan
Jeda = Jarak
Jemawa = Angkuh
Jumantara = Awang-awang
Kaldera = Kawah
Kampiun = Juara
Kapital = Modal
Kapling = Tanah yang sudah
dipetak-petak
Karakteristik = Ciri
Karat = Zat oksidasi
Karnivora = Hewan pemakan daging
Kawat = Dawai
Kecenderungan = Kesamaan
Kedap = Rapat
Kekeh = Gelak tawa
Kelenger = Pingsan
Keletah = Genit
Kendala = Hambatan
Khayalan = Imajinasi
Kisi-kisi = Terali
Klarifikasi = Penjelasan
Klimaks = Titik puncak
Kolaborasi = Kerja sama
Kolong = Rongga di bawah rumah
Komedi = Lawak
Kompatriot = Rekan senegara
Kompendium = Ringkasan
Komplotan = Persekutuan
Konduite = Perilaku
Kondusif = Aman
Konfiden = Yakin
Konfrontasi = Pertikaian
Konkaf = Cekung
Konklusi = Kesimpulan
Konkret = Nyata
Konkurensi = Sengketa
Konsensus = Mufakat
Konservasi = Perlindungan
Konspirasi = Persekongkolan
Konstan = Kontinu
Kontemporer = Pada masa ini
Kontiniu = Bersambung
Kontradiksi = Pertentangan
Konveks = Cembung
Konvoi = Pergerakan
Korelasi = Hubungan
Koreografi = Ilmu tari
Kreasi = Ciptaan
Kredibel = Andal
Kredibilitas = Dapat dipercaya
Krusial = Penting
Kudeta = Perebutan kekuasaan
Kudus = Suci
Kuliner = Masakan
Kulminasi = Klimaks
Kuno = Antik
Laba = Keuntungan
Landskap = Pertamanan
Latif = Indah
Legal = Sah
Liga = Perserikatan
Loka = Tempat
Majemuk = Beragam
Makar = Muslihat
Makelar = Pialang
Mal = Harta benda
Mala = Bencana
Manunggal = Bersatu
Mayapada = Dunia
Mediator = Perantara
Mekar = Mengembang
Mengecoh = Mengakali
Militan = Agresif
Misteri = Rahasia
Mistifikasi = Sakralisasi
Mistik = Gaib
Mitra = Kawan
Mixer = Aduk-aduk
Mobilitas = Gerak
Model = Contoh
Monoton = Terus-menerus
Motilitas = Gerak
Mudun = Beradab
Mutakhir = Terkini
Mutakhir = Terkini
Aristo Cha ndra & Team 5
Mutilasi = Pemotongan
Nabati = Botani
Naratif = Terinci
Nir = Tidak
Nisbi = Relatif
Niscaya = Pasti
Norma = kebiasaan
Nuansa = Perbedaan makna
Omnivora = Hewan pemakan daging
dan tumbuh-tumbuhan
Opas = Pesuruh
Oral = Berkaitan dengan mulut
Orisinil = Asli
Ortodok = Konservatif
Otodidak = Belajar sendiri
Oval = Bulat telur
Pangkas = Potong
Paparan = Gambaran
Paradigma = Kerangka berpikir
Paradoks = Lawan asas
Paradoksal = Kontras
Paras = Wajah
Paripurna = Sempurna
Partikelir = Swasta
Paseban = Penghadapan
Pedagogi = Pengajaran
Pedoman = Panduan
Pembatasan = Restriksi
Pemugaran = Perbaikan
Pencerahan = Kesadaran
Perdeo = Gratis
Perforasi = Perlubangan
Perlop = Cuti
Pingsan = Kelenger
Pioner = Perintis
Plagiator = Penjiplak
Planning = Rencana
Poly = Banyak
Preman = Partikelir
Premi = Iuran pertanggungan
asuransi
Preposisi = Kata depan
Prestise = Martabat
Pretensi = Pura-pura
Primer = Utama
Prominen = Kondang
Promotor = Penganjur
Prosedur = Mekanisme
Proteksi = Perlindungan
Protesis = Buatan
Rabat = Potongan harga
Rahib = Pendeta
Ralat = Pembetulan
Rambang = Acak
Rancu = Kacau
Random = Secara acak
Rapel = Pembayaran sekaligus
Rapuh = Ringkih
Ratifikasi = Pengesahan
Referensi = Surat keterangan
Relasi = Rekanan
Rendezvous = Pertemuan
Residu = Sisa
Restriksi = Pembatasan
Ringkih = Rapuh
Risi = Khawatir
Romansa = Kisah cinta
Rona = Warna
Sahih = Benar
Sandang = Pakaian
Sanksi = Hukuman
Sapta = Bilangan
Sasana = Gelanggang
Selebaran = Risalah
Semboyan = Slogan
Serebrum = Otak besar
Seremoni = Perayaan
Serikat = Perkumpulan
Sine qua non = Harus ada
Sinkron = Sesuai
Sintesis = Buatan
Somasi = Gugatan
Sosialisasi = Pengenalan
Spesifik = Khusus
Sporadis = Jarang
Stagnasi = Kemacetan
Standar = Baku
Statis = Tidak aktif
Stigma = Cacat
Strata = Tingkatan
66 Kompilasi Soal-soal Aseli CPNS
Strategi = Taktik
Sumbang = Tidak sinkron
Supervisi = Pengawasan
Sutradara = Pengarah adegan
Swatantra = Otonomi
Syahdan = Konon
Ta’aruf = Perkenalan
Tabiat = Watak
Talenta = Bakat
Tandang = Lawatan
Tanggal = Lepas
Tangkal = Cegah
Tanur = Perapian
Taraf = Tingkat
Target = Sasaran
Telatah = Gerak-gerik
Tendensi = Kecenderungan
Tentatif = Belum pasti
Termin = Tahap
Timpang = Tak seimbang
Tiran = Diktator
Trail = Kisi-kisi
Transedental = Kesinambungan
Trobadur = Penyanyi lagu cinta
Vandalisme = Destruksi
Ventilasi = Jendela
Verifikasi = Pembuktian
Versus = Lawan
Wahana = Sarana
Warta = Berita
harapan
Iterasi = Perulangan
Jajak = Telaah
Jargon = Slogan
Jeda = Jarak
Jemawa = Angkuh
Jumantara = Awang-awang
Kaldera = Kawah
Kampiun = Juara
Kapital = Modal
Kapling = Tanah yang sudah
dipetak-petak
Karakteristik = Ciri
Karat = Zat oksidasi
Karnivora = Hewan pemakan daging
Kawat = Dawai
Kecenderungan = Kesamaan
Kedap = Rapat
Kekeh = Gelak tawa
Kelenger = Pingsan
Keletah = Genit
Kendala = Hambatan
Khayalan = Imajinasi
Kisi-kisi = Terali
Klarifikasi = Penjelasan
Klimaks = Titik puncak
Kolaborasi = Kerja sama
Kolong = Rongga di bawah rumah
Komedi = Lawak
Kompatriot = Rekan senegara
Kompendium = Ringkasan
Komplotan = Persekutuan
Konduite = Perilaku
Kondusif = Aman
Konfiden = Yakin
Konfrontasi = Pertikaian
Konkaf = Cekung
Konklusi = Kesimpulan
Konkret = Nyata
Konkurensi = Sengketa
Konsensus = Mufakat
Konservasi = Perlindungan
Konspirasi = Persekongkolan
Konstan = Kontinu
Kontemporer = Pada masa ini
Kontiniu = Bersambung
Kontradiksi = Pertentangan
Konveks = Cembung
Konvoi = Pergerakan
Korelasi = Hubungan
Koreografi = Ilmu tari
Kreasi = Ciptaan
Kredibel = Andal
Kredibilitas = Dapat dipercaya
Krusial = Penting
Kudeta = Perebutan kekuasaan
Kudus = Suci
Kuliner = Masakan
Kulminasi = Klimaks
Kuno = Antik
Laba = Keuntungan
Landskap = Pertamanan
Latif = Indah
Legal = Sah
Liga = Perserikatan
Loka = Tempat
Majemuk = Beragam
Makar = Muslihat
Makelar = Pialang
Mal = Harta benda
Mala = Bencana
Manunggal = Bersatu
Mayapada = Dunia
Mediator = Perantara
Mekar = Mengembang
Mengecoh = Mengakali
Militan = Agresif
Misteri = Rahasia
Mistifikasi = Sakralisasi
Mistik = Gaib
Mitra = Kawan
Mixer = Aduk-aduk
Mobilitas = Gerak
Model = Contoh
Monoton = Terus-menerus
Motilitas = Gerak
Mudun = Beradab
Mutakhir = Terkini
Mutakhir = Terkini
Aristo Cha ndra & Team 5
Mutilasi = Pemotongan
Nabati = Botani
Naratif = Terinci
Nir = Tidak
Nisbi = Relatif
Niscaya = Pasti
Norma = kebiasaan
Nuansa = Perbedaan makna
Omnivora = Hewan pemakan daging
dan tumbuh-tumbuhan
Opas = Pesuruh
Oral = Berkaitan dengan mulut
Orisinil = Asli
Ortodok = Konservatif
Otodidak = Belajar sendiri
Oval = Bulat telur
Pangkas = Potong
Paparan = Gambaran
Paradigma = Kerangka berpikir
Paradoks = Lawan asas
Paradoksal = Kontras
Paras = Wajah
Paripurna = Sempurna
Partikelir = Swasta
Paseban = Penghadapan
Pedagogi = Pengajaran
Pedoman = Panduan
Pembatasan = Restriksi
Pemugaran = Perbaikan
Pencerahan = Kesadaran
Perdeo = Gratis
Perforasi = Perlubangan
Perlop = Cuti
Pingsan = Kelenger
Pioner = Perintis
Plagiator = Penjiplak
Planning = Rencana
Poly = Banyak
Preman = Partikelir
Premi = Iuran pertanggungan
asuransi
Preposisi = Kata depan
Prestise = Martabat
Pretensi = Pura-pura
Primer = Utama
Prominen = Kondang
Promotor = Penganjur
Prosedur = Mekanisme
Proteksi = Perlindungan
Protesis = Buatan
Rabat = Potongan harga
Rahib = Pendeta
Ralat = Pembetulan
Rambang = Acak
Rancu = Kacau
Random = Secara acak
Rapel = Pembayaran sekaligus
Rapuh = Ringkih
Ratifikasi = Pengesahan
Referensi = Surat keterangan
Relasi = Rekanan
Rendezvous = Pertemuan
Residu = Sisa
Restriksi = Pembatasan
Ringkih = Rapuh
Risi = Khawatir
Romansa = Kisah cinta
Rona = Warna
Sahih = Benar
Sandang = Pakaian
Sanksi = Hukuman
Sapta = Bilangan
Sasana = Gelanggang
Selebaran = Risalah
Semboyan = Slogan
Serebrum = Otak besar
Seremoni = Perayaan
Serikat = Perkumpulan
Sine qua non = Harus ada
Sinkron = Sesuai
Sintesis = Buatan
Somasi = Gugatan
Sosialisasi = Pengenalan
Spesifik = Khusus
Sporadis = Jarang
Stagnasi = Kemacetan
Standar = Baku
Statis = Tidak aktif
Stigma = Cacat
Strata = Tingkatan
66 Kompilasi Soal-soal Aseli CPNS
Strategi = Taktik
Sumbang = Tidak sinkron
Supervisi = Pengawasan
Sutradara = Pengarah adegan
Swatantra = Otonomi
Syahdan = Konon
Ta’aruf = Perkenalan
Tabiat = Watak
Talenta = Bakat
Tandang = Lawatan
Tanggal = Lepas
Tangkal = Cegah
Tanur = Perapian
Taraf = Tingkat
Target = Sasaran
Telatah = Gerak-gerik
Tendensi = Kecenderungan
Tentatif = Belum pasti
Termin = Tahap
Timpang = Tak seimbang
Tiran = Diktator
Trail = Kisi-kisi
Transedental = Kesinambungan
Trobadur = Penyanyi lagu cinta
Vandalisme = Destruksi
Ventilasi = Jendela
Verifikasi = Pembuktian
Versus = Lawan
Wahana = Sarana
Warta = Berita
ANTONIM
Abadi X Fana
Abdi X Majikan
Abolisi X Pemberatan
Absen X Hadir
Abstrak X Konkrit
Absurd X Rasional
Aktual X Basi
Afirmatif X Negatif
Akrab X Tak kenal
Akurat X Meleset
Akut X Ringan
Alam fana X Alam baka
Amatir X Ahli
Anomali X Normal
Antagonis X Protagonis
Antagonis X Searah
Antipati X Simpati
Antitesis X Tesis
Apatis X Aktif
Apex X Zenit
Arbitrer X Esensial
Artika X Antartika
Asketisme X Hedonisme
Asli X Duplikat
Asli X Palsu
Autentik X Palsu
Beraneka X Semacam
Berbeda X Sesuai
Berhasil X Gagal
Berongga X Rapat
Berpihak X Netral
Berselang-seling X Monoton
Bersimbah X Kering
Berubah X Konstan
Bhineka X Tunggal
Bonafid X Marjinal
Bongsor X Kerdil
Boros X Hemat
Botani X Nabati
Brilian X Dungu
Cacat X Normal
Canggih X Ketinggalan zaman
Cepat X Lambat
Deduksi X Induksi
Defertilisasi X Pemupukan
Degenerasi X Kemajuan
Delusi X Nyata
Dependen X Independen
Depresi X Resesi
Destruktif X Konstruktif
Dialog X Monolog
Diferensiasi X Ekuivalensi
Dinamis X Statis
Diskursus X Dogma
Distansi X Densiti
Dualisme X Padu
Dungu X Brilian
Eklektik X Gradul
Ekspresi X Impresi
Ekspresif X Pasif
Eksternal X Internal
Ekstrinsik X Internal
Elastis X Kaku
Elektik X Tak pilih-pilih
Elusif X Canggih
Elusif X Mudah dimengerti
Empati X Tidak peduli
Epigon X Maestro
Esoteris X Terbuka
Evaporasi X Kondensasi
Evolusi X Revolusi
Fakta X Fiksi
Feminim X Maskulin
Fiksi X Nonfiksi
Fiktif X Fakta
Fisik X Mental
Frontal X Gradual
Gagal X Berhasil
Gamang X Berani
Gara-gara X Akibat
Gasal X Genap
Harmoni X Sumbang
Hayati X Baka
Hayati X Mati
Hemat X Boros
Higienis X Kotor
Hiperbola X Apa adanya
Holistik X Monistik
Idealisme X Kompromi
Illegal X Sah
Imigrasi X Emigrasi
Impresi X Ekspresi
Individual X Kolektif
Induksi X Reduksi
Inferior X Superior
Inflasi X Deflasi
Insomnia X Nyenyak
Internal X Eksternal
Introyeksi X Proyeksi
Jahat X Baik
Jawab X Tanya
Jinak X Buas
Jumbo X Kecil
Kakek X Cucu
Kaleidoskop X Seragam
Kandang X Tandang
Kapabel X Bodoh
Kapitalisme X Sosialisme
Kebal X Mempan
Kecil X Besar
Kedaluwarsa X Baru
Kekal X Fana
Kekang X Bebas
Kendala X Pendukung
Kohesi X Adhesi
Kolektif X Individual
Kompatibel X Kaku
Konduktor X Penghambat
Konklusi X Uraian
Konklusif X Elusif
Konrol X Acuh
Konservasi X Ekploitasi
Konstan X Berubah-ubah
Konsumen X Penghasil
Kontan X Hutang
Kontiniu X Terputus
Kontra X Setuju
Kontradiksi X Konvergensi
Konveks X Cekung/konkaf
Kredit X Pemasukan
Krisis X Stabil
Krusial X Sepele
Kualitas X Kuantitas
Kurus X Tambun
Labil X Stabil
Lambat X Cepat
Lancar X Macet
Lancung X Asli
Langit X Bumi
Las X Bubut
Liberal X Pembatasan
Liberalisme X Fundamentalisme
88 Kompilasi Soal-soal Aseli CPNS
Longgar X Sempit
Makar X Jujur
Makar X Setia
Mandiri X Bergantung
Mandiri X Dependen
Marah X Senang
Maya X Nyata
Merana X Senang
Merdeka X Vasal
Metafisika X Nyata
Metodis X Amburadul
Minor X Mayor
Mistis X Realis
Mitos X Fakta
Mobilitas X Keajegan
Modern X Kuno
Modernisasi X Tradisional
Monogami X Poligami
Monoton X Berubah-ubah
Moral X Amoral
Mufakat X Tidak setuju
Nadir X Kosong
Negasi X Konfirmasi
Nekat X Takut
Netral X Berpihak
Nirwana X Dunia
Nisbi X Mutlak
Nomadik X Menetap
Ofensif X Bertahan
Oponen X Eksponen
Orator X Pendengar
Orisinil X Plagiat
Otokratis X Demokratis
Otoriter X Demokrasi
Out put X Input
Padan X Bukan bandingan
Padanan X Pertidaksamaan
Pakar X Awam
Pancarona X Seragam
Pandai X Bodoh
Panjang lebar X Ringkas
Pasca X Pra
Pejal X Berongga
Pejuang X Pengkhianat
Pembangun X Destruktif
Pemberani X Penakut
Penambahan X Eliminasi
Penting X Remeh
Percaya diri X Rendah diri
Perintis X Pewaris
Perkasa X Lemah
Pertahanan X Serangan
Planning X Tak terencana
Plural X Tunggal
Plus X Minus
Polemik X Rukun
Poliandri X Monogami
Positif X Negatif
Positif X Ragu-ragu
Preambul X Penutup
Prefiks X Akhiran
Pro X Kontra
Professional X Amatir
Progresif X Regresif
Prolog X Epilog
Prominen X Biasa
Proporsional X Norak
Proposisi X Reaksi
Raksasa X Kerdil
Ramai X Sepi
Ramalan X Pasti
Rasional X Irrasional
Rasionalisme X Empirisme
Regresif X Progresif
Remeh X Penting
Remisi X Penambahan
hukuman
Revolusi X Evolusi
Ritel X Grosir
Rivalitas X Persesuaian
Rutin X Jarang
Salaf X Mutakhir
Sampling X Random
Sederhana X Canggih
Sekarang X Kemarin
Sekuler X Keagamaan
Sekulerisme X Spiritualisme
Senang X Merana
Senior X Junior
Separasi X Penyatuan
Aristo Cha ndra & Team 9
Sesuai X Berbeda
Setem X Sumbang
Siau X Mendidih
Simpati X Antipati
Sinergi X Dualistik
Sinkron X Sumbang
Sipil X Militer
Skeptis X Yakin
Soliter X Individual
Sporadis X Jarang
Stabil X Labil
Statis X Dinamis
Subur X Tandus
Sumbang X Tepat
Takzim X Lancang
Tambun X Kurus
Tawa X Tangis
Terapung X Tenggelam
Teratur X Kacau
Terjamin X Tak tentu
Terkatung X Terbenam
Terputus X Kontinu
Tetiron X Asli
Tidak berdaya X Sinergi
Tidak Peduli X Empati
Tinggi X Rendah
Transedensi X Imanesi
Tunggal X Heterogen
Universal X Parsial
Vademikum X Kamus besar
Valuable X Tidak berharga
Vassal X Merdeka
Vektor X Skalar
Vertikal X Horisontal
Virulen X Baik
Vokal X Pendiam
Wreda X Muda
Abadi X Fana
Abdi X Majikan
Abolisi X Pemberatan
Absen X Hadir
Abstrak X Konkrit
Absurd X Rasional
Aktual X Basi
Afirmatif X Negatif
Akrab X Tak kenal
Akurat X Meleset
Akut X Ringan
Alam fana X Alam baka
Amatir X Ahli
Anomali X Normal
Antagonis X Protagonis
Antagonis X Searah
Antipati X Simpati
Antitesis X Tesis
Apatis X Aktif
Apex X Zenit
Arbitrer X Esensial
Artika X Antartika
Asketisme X Hedonisme
Asli X Duplikat
Asli X Palsu
Autentik X Palsu
Beraneka X Semacam
Berbeda X Sesuai
Berhasil X Gagal
Berongga X Rapat
Berpihak X Netral
Berselang-seling X Monoton
Bersimbah X Kering
Berubah X Konstan
Bhineka X Tunggal
Bonafid X Marjinal
Bongsor X Kerdil
Boros X Hemat
Botani X Nabati
Brilian X Dungu
Cacat X Normal
Canggih X Ketinggalan zaman
Cepat X Lambat
Deduksi X Induksi
Defertilisasi X Pemupukan
Degenerasi X Kemajuan
Delusi X Nyata
Dependen X Independen
Depresi X Resesi
Destruktif X Konstruktif
Dialog X Monolog
Diferensiasi X Ekuivalensi
Dinamis X Statis
Diskursus X Dogma
Distansi X Densiti
Dualisme X Padu
Dungu X Brilian
Eklektik X Gradul
Ekspresi X Impresi
Ekspresif X Pasif
Eksternal X Internal
Ekstrinsik X Internal
Elastis X Kaku
Elektik X Tak pilih-pilih
Elusif X Canggih
Elusif X Mudah dimengerti
Empati X Tidak peduli
Epigon X Maestro
Esoteris X Terbuka
Evaporasi X Kondensasi
Evolusi X Revolusi
Fakta X Fiksi
Feminim X Maskulin
Fiksi X Nonfiksi
Fiktif X Fakta
Fisik X Mental
Frontal X Gradual
Gagal X Berhasil
Gamang X Berani
Gara-gara X Akibat
Gasal X Genap
Harmoni X Sumbang
Hayati X Baka
Hayati X Mati
Hemat X Boros
Higienis X Kotor
Hiperbola X Apa adanya
Holistik X Monistik
Idealisme X Kompromi
Illegal X Sah
Imigrasi X Emigrasi
Impresi X Ekspresi
Individual X Kolektif
Induksi X Reduksi
Inferior X Superior
Inflasi X Deflasi
Insomnia X Nyenyak
Internal X Eksternal
Introyeksi X Proyeksi
Jahat X Baik
Jawab X Tanya
Jinak X Buas
Jumbo X Kecil
Kakek X Cucu
Kaleidoskop X Seragam
Kandang X Tandang
Kapabel X Bodoh
Kapitalisme X Sosialisme
Kebal X Mempan
Kecil X Besar
Kedaluwarsa X Baru
Kekal X Fana
Kekang X Bebas
Kendala X Pendukung
Kohesi X Adhesi
Kolektif X Individual
Kompatibel X Kaku
Konduktor X Penghambat
Konklusi X Uraian
Konklusif X Elusif
Konrol X Acuh
Konservasi X Ekploitasi
Konstan X Berubah-ubah
Konsumen X Penghasil
Kontan X Hutang
Kontiniu X Terputus
Kontra X Setuju
Kontradiksi X Konvergensi
Konveks X Cekung/konkaf
Kredit X Pemasukan
Krisis X Stabil
Krusial X Sepele
Kualitas X Kuantitas
Kurus X Tambun
Labil X Stabil
Lambat X Cepat
Lancar X Macet
Lancung X Asli
Langit X Bumi
Las X Bubut
Liberal X Pembatasan
Liberalisme X Fundamentalisme
88 Kompilasi Soal-soal Aseli CPNS
Longgar X Sempit
Makar X Jujur
Makar X Setia
Mandiri X Bergantung
Mandiri X Dependen
Marah X Senang
Maya X Nyata
Merana X Senang
Merdeka X Vasal
Metafisika X Nyata
Metodis X Amburadul
Minor X Mayor
Mistis X Realis
Mitos X Fakta
Mobilitas X Keajegan
Modern X Kuno
Modernisasi X Tradisional
Monogami X Poligami
Monoton X Berubah-ubah
Moral X Amoral
Mufakat X Tidak setuju
Nadir X Kosong
Negasi X Konfirmasi
Nekat X Takut
Netral X Berpihak
Nirwana X Dunia
Nisbi X Mutlak
Nomadik X Menetap
Ofensif X Bertahan
Oponen X Eksponen
Orator X Pendengar
Orisinil X Plagiat
Otokratis X Demokratis
Otoriter X Demokrasi
Out put X Input
Padan X Bukan bandingan
Padanan X Pertidaksamaan
Pakar X Awam
Pancarona X Seragam
Pandai X Bodoh
Panjang lebar X Ringkas
Pasca X Pra
Pejal X Berongga
Pejuang X Pengkhianat
Pembangun X Destruktif
Pemberani X Penakut
Penambahan X Eliminasi
Penting X Remeh
Percaya diri X Rendah diri
Perintis X Pewaris
Perkasa X Lemah
Pertahanan X Serangan
Planning X Tak terencana
Plural X Tunggal
Plus X Minus
Polemik X Rukun
Poliandri X Monogami
Positif X Negatif
Positif X Ragu-ragu
Preambul X Penutup
Prefiks X Akhiran
Pro X Kontra
Professional X Amatir
Progresif X Regresif
Prolog X Epilog
Prominen X Biasa
Proporsional X Norak
Proposisi X Reaksi
Raksasa X Kerdil
Ramai X Sepi
Ramalan X Pasti
Rasional X Irrasional
Rasionalisme X Empirisme
Regresif X Progresif
Remeh X Penting
Remisi X Penambahan
hukuman
Revolusi X Evolusi
Ritel X Grosir
Rivalitas X Persesuaian
Rutin X Jarang
Salaf X Mutakhir
Sampling X Random
Sederhana X Canggih
Sekarang X Kemarin
Sekuler X Keagamaan
Sekulerisme X Spiritualisme
Senang X Merana
Senior X Junior
Separasi X Penyatuan
Aristo Cha ndra & Team 9
Sesuai X Berbeda
Setem X Sumbang
Siau X Mendidih
Simpati X Antipati
Sinergi X Dualistik
Sinkron X Sumbang
Sipil X Militer
Skeptis X Yakin
Soliter X Individual
Sporadis X Jarang
Stabil X Labil
Statis X Dinamis
Subur X Tandus
Sumbang X Tepat
Takzim X Lancang
Tambun X Kurus
Tawa X Tangis
Terapung X Tenggelam
Teratur X Kacau
Terjamin X Tak tentu
Terkatung X Terbenam
Terputus X Kontinu
Tetiron X Asli
Tidak berdaya X Sinergi
Tidak Peduli X Empati
Tinggi X Rendah
Transedensi X Imanesi
Tunggal X Heterogen
Universal X Parsial
Vademikum X Kamus besar
Valuable X Tidak berharga
Vassal X Merdeka
Vektor X Skalar
Vertikal X Horisontal
Virulen X Baik
Vokal X Pendiam
Wreda X Muda
Senin, 09 Juni 2014
Menanti Pengumuman Hasil UN SMP 2014
Menanti Pengumuman Hasil UN SMP
UN adalah salah satu bentuk sistem evaluasi dalam dunia pendidikan pada tingkat pendidikan dasar dan pendidikan menengah di Indonesia yang telah disesuaikan dengan standard pencapaian nasional. Langkah kerja ini dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses belajar-mengajarselama ini.
Kamis, 05 Juni 2014
Jalan Terjal Menuju RI 1
Genderang kampanye
pilpres sudah ditabuh sejak kemarin, 5 Juni 2014. Masing-masing calon pasangan
capres dan cawapres sudah menyiapkan strategi dan jurus-jurus jitu untuk dipaparkan agar rakyat
tahu program-program yang diandalkan untuk menuju Indonesia lebih baik. Selain itu,
rudal-rudal juga sudah siap diluncurkan untuk membombardir lawan pasangan calon
sebagai upaya pelemahan citra di mata rakyat indonesia.
Jauh sebelum genderang kampanye pilpres ditabuh, sebenarnya
kampanye sudah bergulir. Hal ini dapat kita lihat di berbagai media baik
elektonik maupun cetak. Media-media tersebut terus mengembar-gemborkan
masing-masing calon pasangan capres dan cawapres dengan segala keunggulannya. Sebenarnya
secara aturan hal ini tidak dibenarkan karena termasuk “black campaign” atau kampanye
hitam. Tetapi KPU sendiri tidak mampu mencegah hal tersebut.
Bentuk “black
campaign” yang paling fenomenal adalah melalui media sosial seperti face
book, instagram, BBM, twitter, dan lain-lain. Pihak-pihak yang melakukan “black
campaign” ini sebagian besar adalah pendukung pasangan capres dan cawapres.
Dengan memanfaatkan media-media sosial tersebut pendukung mengungkapkan keunggulan-keunggulan
pasangan calon yang didukungnya agar rakyat terpikat dan memilih calon pasangan
tersebut. Sebaliknya, kepada calon pasangan yang merupakan lawan pasangan calon
mereka berusaha mancari titik-titik kelemahan atau aib yang pernah diperbuat
mereka sebagai upaya pelemahan terhadap calon pasangan tersebut. Dengan harapan
agar rakyat tidak memilih calon pasangan tersebut.
Hal-hal yang diungkapkan oleh masing-masing pendukung tentunya ada yang
benar sesuai fakta ada pula tidak sesuai fakta atau opini saja. Tidak jarang pula
hal-hal yang disampaikan oleh pengunggah postingan pada media sosial tersebut merupakan
pencitraan semata atau bahkan ada yang berupa
fitnah. Para pendukung calon pasangan
yang fanatik akan menghalalalkan bebagai macam cara untuk memenangkan calon
pasangan yang didukungnya. Jika dalam postingan merupakan kenyataan itu tidak
menjadi masalah. Akan tetapi, jika postingan itu merupakan fitnah semata dengan
maksud untuk menyudutkan atau melemahkan lawan calon pasangan tentu ini menjadi
masalah karena bisa menyesatkan dan membuat masyarakat termakan oleh fitnah tersebut.
Fitnah dalam aturan masyarakat
manapun atau agama apapu hukumnya dilarang. Terlebih dalam agama Islam, Fitnah
itu termasuk dalam tingkatan dosa besar dan disebutkan dala al Quran dosanya
lebih besar dari dosa membunuh orang. Karena fitnah hubungan antarpersonal,
antarkeluarga, antarorganisasi, bahkan dalam sebuah negara bisa timbul
perpecahan sehingga menimbulkan konflik multidimensi. Jika ini terjadi di
negara kita, bisa saja kondisi negara kita seperti di Suriah, Mesir, Thailand,
dan lain-lain. Jika hal ini terjadi, akankah kita bisa hidup tenang? Jawabnya tentu
tidak. Kita tentu tidak ingin negara kita menjadi ajang konflik atau ajang
peperangan.
Oleh karena itu, marilah kita jaga kerukunan dan keselarasan hidup yang
telah terbina dalam keberagaman ini dengan mengutamakan ketinggian budi pekerti dan menerima kelemahan orang lain sebagai
bahan evaluasi, bukan sebagai media untuk saling mencaci. Marilah kita sudahi
bentuk-bentuk “black campaign” yang cenderung tidak bertanggung jawab dan dapat merusak opini masyarakat.
Marilah kita sukseskan suksesi presiden dan wakil prsiden kali ini dengan penuh
kedamaian. Sehingga kita bisa menjadi bangsa yang bermartabat baik di negeri
sendiri dan di mata dunia.
Rabu, 04 Juni 2014
Majas
Majas
Dalam sebuah bacaan
kita sering menemukan kata-kata yang maknanya cenderung mengarah pada makna
kiasan atau makna yang tidak sebenarnya atau kata tersebut jika diucapkan
mengandung nilai rasa tertentu. Kata-kata tersebut disebut dengan majas atau
gaya bahasa.
Majas adalah bahasa kias yang dipergunakan
untuk menimbulkan kesan imajinatif atau menciptakan efek-efek tertentu
bagi pembaca atau pendengarnya.
Majas
terdiri atas:
1).
Majas Perbandingan;
2).
Majas Pertentangan;
3).
Majas Sindiran;
4).
Majas Penegasan.
A.
Majas Perbandingan
Majas Perbandingan ialah kata-kata berkias yang menyatakan
perbandingan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau
pembaca”. Ditinjau dari cara pengambilan perbandingannya, Majas Perbandingan
dibagi menjadi:
1.
Asosiasi atau Perumpamaan
Majas asosiasi atau perumpamaan adalah
perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap
sama. Majas ini ditandai oleh penggunaan kata bagai, bagaikan, seumpama,
seperti, dan laksana.
Contoh :
1) Semangatnya
keras bagaikan baja.
2) Mukanya
pucat bagai mayat.
3) Wajahnya
kuning bersinar bagai bulan purnama
2.
Metafora
Metafora adalah majas yang
mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis.
Me·ta·fo·ra /métafora/ : Pemakaian kata
atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan
yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam
kalimat pemuda adalah tulang punggung Negara
Contoh:
1) Engkau
belahan jantung hatiku sayangku. (sangat penting)
2) Raja
siang keluar dari ufuk timur
3) Jonathan
adalah bintang kelas dunia.
4) Harta
karunku (sangat berharga)
5) Dia
dianggap anak emas majikannya.
6) Perpustakaan
adalah gudang ilmu.
3.
Personifikasi
Personifikasi adalah majas yang
membandingkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat seperti
manusia.
Contoh:
1) Badai
mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
2) Ombak
berkejar-kejaran ke tepi pantai.
3) Peluit
wasit menjerit panjang menandai
akhir dari pertandingan tersebut.
4.
Alegori
Alegori adalah Menyatakan dengan cara
lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Alegori: majas perbandingan yang
bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh. Contoh: Suami sebagai
nahkoda, Istri sebagai juru mudi
Alegori biasanya berbentuk cerita yang
penuh dengan simbol-simbol bermuatan moral.
Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai
yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak
kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti
ketika bertemu dengan laut.
5.
Simbolik
Simbolik adalah majas yang melukiskan
sesuatu dengan mempergunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau
lambang.
Contoh:
1) Ia
terkenal sebagai buaya darat.
2) Rumah
itu hangus dilalap si jago merah.
3) Bunglon,
lambang orang yang tak berpendirian
4) Melati,
lambang kesucian
5) Teratai,
lambang pengabdian
6.
Metonimia
Metonimia adalah majas yang menggunakan
ciri atau lebel dari sebuah benda untuk menggantikan benda
tersebut.Pengungkapan tersebut berupa penggunaan nama untuk benda lain yang
menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh:
1) Di
kantongnya selalu terselib gudang garam. (maksudnya rokok gudang garam)
2) Setiap
pagi Ayah selalu menghirup kapal api. (maksudnya kopi kapal api)
3) Ayah
pulang dari luar negeri naik garuda (maksudnya pesawat)
7.
Sinekdok
Sinekdok adalah majas yang menyebutkan
bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas
sinekdokhe terdiri atas dua bentuk berikut.
1) Pars
pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
Contoh:
(a) Hingga detik ini ia belum kelihatan
batang hidungnya.
(b) Per kepala mendapat Rp. 300.000.
2) Totem
pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
Contoh:
(a) Dalam pertandingan final bulu
tangkis Rt.03 melawan Rt. 07.
(b) Indonesia akan memilih idolanya
malam nanti.
8.
Simile:
Pengungkapan dengan perbandingan
eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan,
" umpama", "ibarat","bak", bagai".
Contoh:
Kau umpama air aku bagai minyaknya,
bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.
B.
Majas Pertentangan
Majas Pertentangan adalah “Kata-kata berkias yang
menyatakan pertentangan dengan yang dimaksudkan sebenarnya oleh pembicara atau
penulis dengan maksud untuk memperhebat atau meningkatkan kesan dan pengaruhnya
kepada pembaca atau pendengar”. Jenis-jenis Majas Pertentangan dibedakan
menjadi berikut.
1.
Antitesis
Antitesis adalah majas yang mempergunakan
pasangan kata yang berlawanan artinya.
Contoh:
1) Tua
muda, besar kecil, ikut meramaikan festival itu.
2) Miskin
kaya, cantik buruk sama saja di mata Tuhan.
2.
Paradoks
Paradoks adalah majas yang mengandung
pertentangan antara pernyataan dan fakta yang ada.
Contoh;
a) Aku
merasa sendirian di tengah kota Jakarta yang ramai ini.
b) Hatiku
merintih di tengah hingar bingar pesta yang sedang berlangsung ini.
3.
Hiperbola
Majas hiperbola adalah majas yang
berupa pernyataan berlebihan dari kenyataannya dengan maksud memberikan kesan
mendalam atau meminta perhatian.
Contoh:
1) Suaranya
menggelegar membelah angkasa.
2) Tubuhnya
tinggal kulit pembalut tulang.
4.
Litotes
Litotes adalah majas yang menyatakan
sesuatu dengan cara yang berlawanan dari kenyataannya dengan mengecilkan atau
menguranginya. Tujuannya untuk merendahkan diri.
Contoh:
1) Makanlah
seadanya hanya dengan nasi dan air putih saja.
2) Mengapa
kamu bertanya pada orang yang bodoh seperti saya ini?
C.
Majas Sindiran
Majas Perbandingan ialah kata-kata
berkias yang menyatakan sindiran untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya
terhadap pendengar atau pembaca”. Majas sindirian dibagi menjadi:
1. Ironi
Ironi adalah majas yang menyatakan hal
yang bertentangan denganmaksud menyindir.
Contoh:
1) Ini
baru siswa teladan, setiap hari pulang malam.
2) Bagus
sekali tulisanmu sampai tidak dapat dibaca.
2. Sinisme
Sinisme adalah majas yang menyatakan
sindiran secara langsung.
Contoh :
1) Perkataanmu
tadi sangat menyebalkan, tidak pantas diucapkan oleh orang terpelajar
sepertimu.
2) Lama-lama
aku bisa jadi gila melihat tingkah lakumu itu.
3. Sarkasme
Sarkasme adalah majas sindiran yang
paling kasar. Majas ini biasanya diucapkan oleh orang yang sedang marah.
Contoh:
1) Mau
muntah aku melihat wajahmu, pergi kamu!
2) Dasar
kerbau dungu, kerja begini saja tidak becus!
D.
Majas Penegasan
Majas Perbandingan ialah kata-kata berkias yang menyatakan
penegasan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau
pembaca”.Majas penegasan terdiri atas tujuh bentuk berikut.
1. Pleonasme
Pleonasme adalah majas yang menggunakan
kata-kata secara berlebihan dengan maksud menegaskan arti suatu kata.
Contoh:
1) Semua
siswa yang di atas agar segera turun ke bawah.
2) Mereka
mendongak ke atas menyaksikan pertunjukan pesawat tempur.
2. Repetisi
Repetisi adalah majas perulangan
kata-kata sebagai penegasan. Majas ini biasanya terdapat dalam pidato.
Contoh:
1) Dialah
yang kutunggu, dialah yang kunanti, dialah yang kuharap.
2) Marilah
kita sambut pahlawan kita, marilah kita sambut idola kita, marilah kita sambut putra
bangsa.
3. Paralelisme
Paralelisme adalah majas perulangan
yang biasanya ada di dalam puisi.
Contoh:
Cinta adalah pengertian
Cinta adalah kesetiaan
Cinta adalah rela berkorban
4. Tautologi
Tautologi adalah majas penegasan dengan
mengulang beberapa kali sebuah kata dalam sebuah kalimat dengan maksud
menegaskan. Kadang pengulangan itu menggunakan kata bersinonim.
Contoh:
1) Bukan,
bukan, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin bertukar pikiran saja.
2) Seharusnya
sebagai sahabat kita hidup rukun, akur, dan bersaudara.
5. Klimaks
Klimaks adalah majas yang menyatakan
beberapa hal berturutturut dan makin lama makin meningkat.
Contoh:
1) Semua
orang dari anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut antri minyak.
2) Ketua
Rt, Rw, kepala desa, gubernur, bahkan presiden sekalipun tak berhak mencampuri
urusan pribadi seseorang.
6. Antiklimaks
Antiklimaks adalah majas yang
menyatakan beberapa hal berturutturut yang makin lama menurun.
1) Kepala
sekolah, guru, dan siswa juga hadir dalam acara syukuran itu.
2) Di
kota dan desa hingga pelosok kampung semua orang merayakan HUT ke-62 RI.
7. Retorik
Retorik adalah majas yang berupa
kalimat tanya namun tak memerlukan jawaban. Tujuannya memberikan penegasan,
sindiran, atau menggugah.
Contoh:
1) Kata
siapa cita-cita bisa didapat cukup dengan sekolah formal saja?
2) Apakah
ini orang yang selama ini kamu bangga-banggakan ?
3) d.
Majas Pertentangan
Nah, demikianlah penjelasan tentang majas. semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)














